28 October 2026 19:33
Jakarta: Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendorong parlemen negara-negara ASEAN memperkuat kerja sama untuk menangani kabut asap lintas batas. Ia menegaskan, penanganan krisis lingkungan harus mengutamakan keselamatan warga terdampak, pencegahan, serta penegakan hukum.
“Saya memandang sudah saatnya parlemen-parlemen ASEAN duduk lebih erat, tidak hanya ketika terjadi krisis. Kita perlu membangun kerja sama antarparlemen untuk pencegahan bencana, keamanan siber, ketahanan pangan, dan energi, serta penyelesaian persoalan lintas batas,” ujar Dasco dikutip dari tayangan Primetime News Metro TV, Rabu 28 Oktober 2026.
Dasco menilai perhatian, kritik, dan rekomendasi dari Malaysia dan Singapura terkait kabut asap lintas batas patut dihargai. Menurut dia, masukan dari negara tetangga perlu dijawab melalui langkah nyata yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Dalam perkara kabut asap lintas batas, misalnya kita mendengar perhatian, kritik, dan rekomendasi dari negara Malaysia dan Singapura, termasuk suara yang berkembang di parlemen negara sahabat. Kita patut menghargainya, tanpa harus menerima setiap penilaian. Yang paling penting ialah melindungi warga terdampak, memperkuat pencegahan dan penegakan hukum, serta memulihkan lingkungan, dan memastikan tanggung jawab pelaku usaha, termasuk yang memiliki rantai kegiatan lintas negara,” lanjutnya.
Dasco menegaskan, kritik terkait persoalan lingkungan tidak perlu ditanggapi dengan ketersinggungan. Ia mendorong agar persoalan tersebut diselesaikan melalui kerja konkret dan kolaborasi antarnegara.
“Kritik tidak perlu dibalas dengan ketersinggungan. Kritik perlu dijawab dengan kerja yang dapat diuji,” kata Dasco.
Dasco menilai hubungan antarnegara perlu dibangun melalui sikap saling menghormati, keterbukaan dalam menyampaikan pandangan, dan kemauan mencari solusi bersama.
“Kita tidak dapat memilih tetangga, tetapi kita dapat memilih cara bertetangga: saling menghormati, berbicara terus terang, dan mencari jalan keluar bersama,” ucap Dasco.