Di PBB, Menhut Sebut Kebakaran Hutan di Indonesia Turun Hingga 86%

14 May 2026 20:54

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut Indonesia berhasil menurunkan luas kebakaran hutan dan lahan hingga 86 persen dalam satu dekade terakhir. 

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri forum PBB dalam agenda United Nations Forum on Forests (UNFF) di New York, Amerika Serikat

Penurunan didukung oleh penguatan sistem peringatan dini dan pengawasan hutan berkelanjutan. Di tahun 2025 luas Karhutla tercatat 359.619 ribu hektar. Angka ini turun drastis dibandingkan 2,6 juta hektar di tahun 2015.

Dalam forum tersebut, pemerintah juga menegaskan komitmen untuk merehabilitasi 12 juta hektar lahan kritis melalui kolaborasi dengan masyarakat dan pihak swasta.

"Indonesia tetap berkomitmen pada pengelolaan hutan berkelanjutan sebagai pilar integral dari aksi iklim, konservasi keanekaragaman hayati, ketahanan ekonomi, dan pembangunan berkelanjutan," ujar Raja Juli dikutip dari tayangan Prioritas Indonesia Metro TV, Kamis 14 Mei 2026. 


Saat ini, pemerintah juga tengah memproses pengakuan 1,4 juta hektar hutan adat sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola hutan yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Sebagai langkah pendukung, pemerintah turut membentuk satuan tugas pembiayaan inovatif guna meningkatkan efektivitas pengelolaan taman nasional di seluruh tanah air, dengan fokus pemberdayaan pada perempuan, pemuda, dan masyarakat adat.

"Indonesia terus mendorong tata kelola hutan yang efektif melalui Kebijakan Satu Peta, meningkatkan kolaborasi lintas sektoral untuk melindungi habitat gajah Sumatera dan Kalimantan, serta membentuk satuan tugas pembiayaan inovatif untuk meningkatkan pengelolaan taman nasional," ucap Raja Juli. 

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)