11 March 2026 20:07
Jakarta: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memaparkan sejumlah kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik Lebaran Idulfitri. Ia menyebut sejumlah fasilitas pendukung hingga diskon tarif 30 persen telah disiapkan untuk menjamin kelancaran arus mudik tahun ini.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub), diperkirakan total pemudik tahun ini berjumlah 143,9 juta orang. Adapun tujuan utama mayoritas pemudik adalah Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim), disusul dengan Jawa Barat (Jabar), Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan (Sulsel).
AHY mengungkapkan prediksi puncak arus mudik pertama jatuh pada tanggal 14-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026. Sedangkan arus balik akan berada dalam kisaran tanggal 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026.
"Melihat dari statistik lebaran sebelumnya, diperkirakan puncak arus mudik itu akan jatuh di tanggal 14 dan 15 Maret. Kemudian puncak mudik kedua di tanggal 18 dan 19 Maret. Lalu untuk arus baliknya puncaknya diperkirakan akan jatuh pada tanggal 24-25 Maret, yang kedua di tanggal 28 dan 29 Maret," tutur AHY, dikutip dari Breaking News, Metro TV, Rabu, 11 Maret 2026.
| Baca Juga: Jelang Lebaran, Sarana dan Prasarana Mudik Lebaran Harus Dipastikan Aman |