Iran Buka Selat Hormuz Bagi Negara yang Usir Dubes AS-Israel

11 March 2026 22:08

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) secara resmi menetapkan syarat berat bagi negara-negara yang ingin kapal tanker minyaknya melintasi Selat Hormuz dengan aman. Melalui pengumuman yang ditayangkan oleh televisi pemerintah Iran (IRIB), IRGC menuntut negara-negara tersebut untuk segera mengusir Duta Besar Amerika Serikat dan Zionis Israel dari wilayah mereka sebagai jaminan keamanan di jalur laut vital tersebut.

Pihak IRGC menegaskan akan memberikan hak melintas penuh bagi negara-negara di kawasan Arab maupun Eropa yang bersedia mengambil langkah diplomatik tegas tersebut. Sejak pecahnya perang dengan aliansi Amerika Serikat dan Israel, Iran dilaporkan telah menutup perlintasan Selat Hormuz yang menjadi jalur kunci bagi stabilitas energi global. Jalur ini merupakan urat nadi penting yang bertanggung jawab atas lalu lintas 20 persen minyak mentah serta gas alam cair (LNG) dunia.
 

Baca juga:
Iran Kecam Bungkamnya PBB atas Serangan AS-Israel

Saat ini, kapal-kapal tanker dari berbagai negara dilaporkan mandek dan tertahan di sekitar kawasan tersebut. Hal ini terjadi setelah IRGC mengeluarkan ancaman akan menyerang kapal manapun yang berani melintas tanpa izin, kecuali kapal-kapal milik Tiongkok, Rusia, atau negara-negara yang menjadi sekutu dekat Iran.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)