Cek Fasilitas Calon Haji di Makkah, DPR Beri Catatan Lokasi Pemondokan

21 May 2026 12:02

Tim Pengawas Haji DPR RI menilai fasilitas bagi calon jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026 sudah cukup memadai. Meski demikian, DPR tetap memberikan sejumlah catatan, terutama terkait lokasi pemondokan jemaah yang dinilai cukup jauh dari Masjidil Haram.

Penilaian tersebut disampaikan usai Timwas Haji DPR RI meninjau langsung layanan transportasi jemaah Indonesia di Kompleks Al Hidayah, sektor 10 Aziziyah, Makkah, Arab Saudi. Kawasan ini menjadi perhatian karena berjarak sekitar 12 kilometer dari Masjidil Haram dan menampung lebih dari 20 ribu jemaah haji asal Indonesia.

Anggota Timwas Haji DPR RI, Abidin Fikri, mengapresiasi layanan transportasi yang tersedia di kawasan tersebut. Menurutnya, ketersediaan bus selama 24 jam menjadi faktor penting dalam menunjang mobilitas jemaah menuju Masjidil Haram.

Abidin menyebut, layanan bus dari Kompleks Al Hidayah menuju Stasiun Jabal Ka’bah beroperasi tanpa henti untuk melayani kebutuhan jemaah. Waktu tempuh perjalanan diperkirakan sekitar 15 hingga 20 menit.


“Kalau lihat dari kondisi saat ini cukup baik ya. Karena apa? Karena ketersediaan bus itu 24 jam. Dari Kompleks Al Hidayah ini yang selalu memberikan layanan ke jemaah 24 jam untuk berkunjung ke Masjidil Haram,” ujar Abidin dalam tayangan Liputan Haji 2026 Metro TV, Kamis 21 Mei 2026. 

Ia menjelaskan, setelah tiba di Stasiun Jabal Ka’bah, jemaah masih harus berjalan kaki sekitar 700 meter untuk mencapai Masjidil Haram.

"Dan 700 meter dari Stasiun Jabal Ka'bah itulah jemaah berjalan ke Masjidil Haram," ucapnya. 

Meski layanan transportasi dinilai memadai, Timwas Haji DPR RI tetap meminta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji mematuhi skema layanan yang telah ditetapkan pemerintah.

Langkah tersebut dinilai penting demi menjaga kenyamanan dan perlindungan bagi calon jemaah haji Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)