Jemaah Haji Patuna Lempar Jumrah Aqabah

28 May 2026 18:21

Ribuan jemaah haji dari berbagai negara memadati kawasan Mina, Arab Saudi, untuk menjalani ritual lempar jumrah Aqabah pada 10 Zulhijah. Di tengah padatnya lautan manusia, jemaah Haji Patuna Travel tetap menjalani ibadah dengan khusyuk dan tertib didampingi para pembimbing ibadah.

Prosesi lempar jumrah dilakukan dengan melempar tujuh butir batu kecil ke arah tiang jumrah Aqabah sambil melantunkan takbir dan doa. Ritual ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam ibadah haji yang sarat makna spiritual.

Pembimbing ibadah Haji Patuna Travel, Ustaz Sunardi Badruzaman, menjelaskan lempar jumrah bukan sekadar melempar batu, tetapi simbol perlawanan terhadap godaan setan dan hawa nafsu dalam diri manusia.

“Faktor yang paling luar biasa itu adalah faktor internal yang ada dalam diri kita. Setan mempengaruhi kita, tentu harus kita senantiasa berikan perlawanan,” ujar Sunardi dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Kamis 28 Mei 2026. 

Ia menambahkan, ritual jumrah mengajarkan umat muslim untuk melawan segala hal yang dapat menjauhkan diri dari ketaatan kepada Allah SWT. Kalimat “Bismillahi Allahu Akbar” yang dilafalkan saat melempar jumrah menjadi bentuk kepasrahan kepada Allah sekaligus simbol perlawanan terhadap godaan setan.

Perjalanan jemaah dimulai dari apartemen transit di kawasan Ashishah menuju area jumrah di Mina. Meski harus berdesakan dengan jutaan jemaah dari berbagai negara, suasana ibadah tetap berlangsung tertib dan penuh kesabaran.

Bagi para jemaah, lempar jumrah Aqabah menjadi momen refleksi spiritual untuk “melempar jauh-jauh” sifat buruk seperti amarah, kesombongan, dan hawa nafsu dalam kehidupan sehari-hari.

Usai menyelesaikan lempar jumrah Aqabah, para jemaah kembali menuju tenda Mina untuk menjalani mabit atau bermalam sambil melanjutkan ibadah selama berada di Tanah Suci.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)