Begini Situasi Mina saat Pelaksanakan Lontar Jumrah Hari Tasyrik

29 May 2026 18:26

Jemaah haji dari Patuna Travel melaksanakan rangkaian wajib haji, yakni melontar jumrah pada hari Tasyrik, tepatnya 11 Zulhijjah 1447 Hijriah. Prosesi ibadah yang berlangsung di kawasan Jamarat, Mina, Arab Saudi, ini berjalan dengan penuh kekhusyukan di bawah pendampingan langsung tim pembimbing ibadah.

Jurnalis Metro TV, Wily Darmawan, melaporkan bahwa para jemaah memulai perjalanan dari apartemen menuju kawasan Jamarat dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 2 kilometer. Waktu tempuh yang dibutuhkan berkisar antara 45 menit hingga satu jam untuk mencapai lokasi pelontaran.

Meskipun kawasan Jamarat dipadati oleh jutaan orang dari berbagai penjuru dunia, suasana tetap terkendali. Willy melaporkan bahwa otoritas Arab Saudi sangat memperhatikan kebersihan di jalur-jalur utama Mina dengan menempatkan banyak petugas dan tempat sampah di sepanjang jalan.

Setibanya di Jamarat, jemaah secara berurutan melaksanakan pelontaran jumrah di tiga titik yakni jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah. Selama prosesi ini, para jemaah tampak antusias dan terus mengumandangkan zikir serta doa.
 

Baca juga: Cerita Haji Asal Bogor Siasati Suhu Panas 42 Derajat Celsius di Mina

Pembimbing ibadah dari Patuna Travel, Ustaz Sony Saepuloh, menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran ibadah para jemaah pada 11 Zulhijjah tersebut. Menurutnya, meskipun kondisi di sekitar Jamarat sangat padat, jemaah Patuna dapat melaksanakan wajib haji ini dengan lancar.

"Alhamdulillah jemaah semuanya, jemaah Patuna kelihatannya tadi sudah lancar ya begitu lancar melontar Jumratul Ula, Wusta, dan Aqabah," ujar Ustaz Sony yang dikutip Liputan Haji 2026 pada Jumat 29 Mei 2026.

Setelah menyelesaikan rangkaian melontar jumrah, para jemaah diarahkan untuk kembali menuju Mina guna melanjutkan prosesi mabit (bermalam) pada hari kedua. Besar harapan tim pembimbing agar seluruh rangkaian ibadah haji ini terus diberikan kelancaran oleh Allah SWT hingga selesai.

(Anggie Meidyana)