Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Haus, Ini Makna dan Keutamaan Bulan Ramadan

21 February 2026 19:14

Ramadan merupakan momen bulan penuh berkah dan khazanah spiritual bagi umat Muslim. Menurut Menteri Agama Nasaruddin Umar, Ramadan bukan hanya waktu menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan ketakwaan melalui ibadah puasa, shalat malam, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir.

Menag Nasaruddin Umar menekankan pentingnya nilai sosial di bulan ini, seperti mempererat silaturahmi, berbagi sedekah, dan membantu sesama. Ramadan mengajarkan kesabaran, kepedulian, dan empati, menjadikan umat Muslim lebih matang secara spiritual dan sosial.

Selain itu, Ramadan menjadi waktu istimewa untuk meraih pahala berlipat ganda, termasuk kesempatan mendapatkan Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Menurut Menag Nasaruddin Umar, memahami makna dan keutamaan Ramadan akan membawa keberkahan dan kebahagiaan dalam menjalankan ibadah sepanjang bulan suci.
 

Baca juga: Hukum Salat Tarawih di Rumah dan Tata Caranya

Khazanah Islam kali ini akan mengupas tuntas bahwa puasa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus dari fajar hingga maghrib, melainkan ibadah holistik yang mendidik jiwa, emosi, dan sosial. 

Melalui perspektif fikih dan tasawuf yang menyejukkan, Prof. Nasaruddin Umar menekankan puasa sebagai madrasah untuk mencapai derajat taqwa melalui pengendalian diri dari hawa nafsu, menjaga lisan, serta meningkatkan solidaritas sosial.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)