Hukum Salat Tarawih di Rumah dan Tata Caranya

Ilustrasi pixabay

Hukum Salat Tarawih di Rumah dan Tata Caranya

Putri Purnama Sari • 21 February 2026 18:24

Jakarta: Salat tarawih merupakan ibadah sunah yang dilakukan pada malam hari di bulan Ramadan setelah salat isya. Hukum dari salat tarawih adalah sunah muakkad, atau sangat dianjurkan untuk dilakukan. 

Rasulullah SAW pernah melaksanakan tarawih secara berjamaah di masjid, tetapi kemudian beliau tidak meneruskan secara rutin karena khawatir jika hal itu menjadi kewajiban bagi umatnya. Meskipun begitu, melaksanakan tarawih tetap dianjurkan, baik dilakukan secara berjamaah maupun sendiri. 

Hukum Salat Tarawih di Rumah

Pelaksanaan salat tarawih di rumah diperbolehkan dan sah secara syariat. Bahkan dalam kondisi tertentu, seperti sakit, cuaca tidak emmngkinkan, atau situasi tertentu lainnya. 

Dalam sebuah hadis, ada penjelasan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak selalu mengerjakan salat tarawih secara berjamaah di masjid karena memikirkan umatnya. 

“Dari Aisyah Ummul-Mu’minin RA (diriwayatkan) bahwa Rasulullah SAW salat pada suatu malam di masjid, lalu beberapa orang lelaki ikut salat bersama beliau. Kemudian beliau salat (lagi) pada malam berikutnya dan orang bertambah banyak. Kemudian mereka berkumpul pada malam ketiga atau keempat, namun Rasulullah SAW tidak keluar kepada mereka. Ketika tiba waktu subuh, beliau berkata, “Saya melihat apa yang kamu lakukan. Saya tidak keluar menemui kalian bukan karena apa-apa, melainkan saya khawatir kalau-kalau hal itu menjadi wajib atas kamu.” Ini terjadi di (bulan) Ramadan.” (HR al-Bukhari (ini adalah lafalnya), Muslim, Abu Dawud,, an-Nasa’i, A?mad, Ibn Khuzaimah, dan Ibn ?ibban)
 

Jumlah Rakaat dan Tata Cara Salat Tarawih

Secara umum, terdapat dua praktik jumlah rakaat yang sering dilakukan umat islam, yakni 8 rakaat atau 20 rakaat dengan tambahan 3 rakaat witir. Tata cara pelaksanaannya sama seperti salat sunah pada umumnya, yakni:

1. Niat 



Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an lillahi ta’ala. 

2. Takbiratul ihram
3. Membaca doa iftitah dan dilanjut dengan membaca surah Al-Fatihah dan surah pendek.
4. Rukuk, i’tidal, sujud, duduk diantara dua sujud, dan sujud kedua.
5. Dilakukan dua rakaat satu salam.
7. Setelah selesai salat tarawih, dilanjutkan dengan salat witir. 

Keutamaan Salat Tarawih

Salat tarawih adalah bentuk ibadah yang istimewa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih ampunan serta berkah di bulan Ramadan. Keutamaanya sangat besar, mulai dari menghapus dosa-dosa yang lalu hingga memberikan pahala yang berlipat ganda karena dilakukan di bulan yang suci.

Dalam suasana malam yang tenang, salat tarawih membantu setiap muslim untuk memperkuat hubungan spiritual dan merenungkan diri dengan mendalam. Melaksanakan salat tarawih, baik sendiri di rumah maupun berjamaah merupakan kesempatan untuk menyatu dan memperkuat hubungan antar umat muslim. 

(Jessica Nur Faddiah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)