817 Calon Haji Khusus ESQ Tours Berangkat 8 Mei, Persiapan Capai 100 Persen

1 May 2026 21:23

ESQ Tours siap memberangkatkan sebanyak 817 calon haji khusus pada musim haji 2026. Dari total tersebut, jemaah terdiri atas 774 orang calon haji dan didampingi oleh 43 petugas haji yang akan memastikan pelayanan maksimal selama di Tanah Suci.

Para petugas akan memastikan pelayanan maksimal, mulai dari bimbingan ibadah, kesehatan hingga logistik. Petugas haji ESQ Tours akan memastikan kenyamanan serta kelancaran ibadah para tamu Allah.

Direktur Sales dan Operasional ESQ Tours, Muhammad Solihin, mengungkapkan bahwa kloter pertama dijadwalkan berangkat pada 8 Mei 2026. Persiapan, baik di Tanah Air maupun di Tanah Suci, telah mencapai tahap akhir atau hampir 100 persen. Kesiapan ini mencakup administrasi dan teknis keberangkatan Tanah Air hingga layanan transportasi dan akomodasi di Madinah dan Makkah.

Untuk menjaga kenyamanan jemaah dan menghindari penumpukan di Bandara Soekarno-Hatta, prosesi pelepasan kloter pertama akan dipusatkan di sebuah hotel di kawasan Tangerang, Banten. Di lokasi tersebut, jemaah akan diberikan pembekalan teknis terakhir mengenai paspor, visa, boarding pass, hingga gelang identitas sebelum menuju Terminal 3.

"Di airport fasilitas terbatas, kasihan jemaah yang mengantar biasanya banyak. Jadi biar nyaman, yang mengantar juga nyaman di hotel, kami memberikan instruksi teknis di sana," jelas Solihin seperti yang dikutip program Newsline pada Jumat, 1 Mei 2026.
 

Baca juga: Perjuangan Mbah Taruno, dari Abdi Dalem hingga Tiba di Tanah Suci

Tahun ini, ESQ Tours memberikan prioritas tinggi pada aspek kesehatan, terutama bagi jemaah lansia. Pihak penyelenggara memberangkatkan 13 petugas medis, yang terdiri dari dokter umum serta dokter spesialis seperti spesialis jantung dan penyakit dalam.

"Kami melakukan pelatihan terus kepada petugas-petugas haji yang akan berangkat, baik itu medis, tour leader, hingga pimpinan ibadah seperti kiai dan ustaz," ujar Muhammad Solihin.

Selain kesiapan petugas, ESQ Tours juga telah melakukan survei fasilitas di Arab Saudi sejak enam bulan lalu. Survei tersebut mencakup akomodasi hotel di Makkah dan Madinah, bus transportasi, hingga pengecekan dapur dan lokasi tenda di Arafah serta Mina.

Menanggapi kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang semakin ketat dalam menyeleksi visa haji, Solihin mengungkapkan hal ini justru akan memberikan kenyamanan lebih bagi calon jemaah haji resmi. Dengan penggunaan visa haji yang sesuai aturan, mobilitas jemaah dari hotel ke Arafah, Muzdalifah, hingga saat pelaksanaan Tawaf, Sai hingga lempar jumrah diharapkan akan jauh lebih lancar.

Menjelang keberangkatan, ESQ Tours mengimbau para jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan mental agar tidak stres. Solihin menyarankan agar jemaah menjaga pola tidur normal 8 jam sehari dan menyelesaikan tradisi walimatussafar (syukuran keberangkatan) setidaknya tujuh hari sebelum jadwal terbang agar kondisi tubuh tetap fit.

"Jangan sampai stres karena belum hafal doa-doa. Jaga kesehatan dan mental dari sekarang agar ibadah bisa dilaksanakan dengan maksimal," pungkasnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)