Minim Awan, Tingkat Keberhasilan Modifikasi Cuaca di Kalteng Hanya 30%

1 September 2026 15:19

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyebut kendala utama sulitnya dilakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) adalah minimnya awan yang ada di atas garis khatulistiwa, dan ini membuat tingkat keberhasilan OMC hanya sekitar 30 persen.

"Kendalanya, Kalimantan ini berada di bawah garis khatulistiwa sehingga awannya kurang. Itu faktor utamanya. Untuk kesuksesan OMC ini hanya sekitar 30 persen," kata Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Selasa, 1 September 2026.
 



Meski tingkat keberhasilan rendah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya maksimal dengan berkoordinasi intensif bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Operasi ini terus dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan sebagai bentuk ikhtiar menekan titik api.

"Setiap hari kami berkoordinasi dengan BNPB. Kami terus berupaya dan berikhtiar karena ini adalah perjalanan yang harus kita usahakan terus. Walaupun hanya beberapa kali yang sukses, kita tidak boleh berhenti mencoba," ucapnya.

Selain modifikasi cuaca, pemerintah daerah juga tetap mengandalkan metode lain seperti water bombing untuk memadamkan api di lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Gubernur menegaskan bahwa seluruh elemen tim Satgas Karhutla tetap bersiaga penuh di lapangan.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X