28 August 2026 00:02
Lebih dari 20.000 warga Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) terdampak akibat bencana gempa bumi dengan kekuatan 7,7 magnitudo yang terjadi pada tanggal 15 Agustus 2026. Meski demikian, di tengah situasi yang mengundang rasa traumatik, tenaga kesehatan tetap hadir melayani dan memberikan pendampingan kepada warga khususnya di posko pengungsian.
Salah satu sosok yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan adalah Dervina, seorang bidan desa di Desa Cunca Lolos, Kabupaten Manggarai Barat. Meski dirinya juga menjadi korban gempa, Dervina tetap bertekad menjalankan tugas mulianya untuk memastikan kondisi kesehatan para pengungsi.
"Respons masyarakat sangat luar biasa. Mereka sangat antusias karena banyak lansia di sini yang memiliki riwayat tensi tinggi. Kami rutin melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi mereka tetap stabil di tenda pengungsian," kata Tenaga Kesehatan Dervina, dikutip dari tayangan Top News Metro TV, Kamis, 27 Agustus 2026.