11 September 2026 15:20
Jakarta: Kebutuhan listrik yang terus meningkat membuat pemanfaatan energi terbarukan semakin berkembang. Salah satu teknologi yang banyak digunakan untuk memanfaatkan sumber energi terbarukan adalah panel surya.
Teknologi ini memanfaatkan sinar matahari untuk menghasilkan energi listrik yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Panel surya tidak hanya dapat digunakan untuk rumah, tetapi juga diterapkan pada gedung komersial, kawasan industri, hingga pembangkit listrik berskala besar.
Melansir dari Sun Energy, panel surya atau photovoltaic (PV) merupakan perangkat yang terdiri atas sejumlah sel fotovoltaik untuk mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. Teknologi ini memanfaatkan material semikonduktor, seperti silikon. Ketika terkena radiasi matahari, material tersebut dapat menghasilkan aliran listrik.
Satu sel surya menghasilkan listrik dalam jumlah kecil. Namun, ketika sejumlah sel digabungkan menjadi sebuah panel, daya listrik yang dihasilkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan bangunan.
Panel surya bekerja menggunakan energi matahari yang diubah menjadi energi listrik melalui proses yang disebut efek fotovoltaik. Sel-sel fotovoltaik ini terbuat dari bahan semikonduktor yang biasanya berbentuk silikon sehingga dapat menyerap foton dari sinar matahari.
Saat foton mengenai sel surya, foton akan melepaskan elektron dari atom-atom di dalam semikonduktor tersebut sehingga menciptakan aliran listrik. Arus listrik inilah yang kemudian dikumpulkan dan digunakan untuk berbagai keperluan listrik sehari-hari.
Penggunaan panel surya tidak hanya berlaku di rumah. Dalam skala besar, panel surya dapat digunakan pada pembangkit listrik tenaga surya yang memasok listrik ke jaringan.
Di sektor industri dan komersial, panel dapat dipasang untuk membantu memenuhi kebutuhan listrik operasional, seperti penerangan, pendingin ruangan, hingga mesin produksi. Sementara pada skala rumah tangga, panel surya umumnya dipasang di atap untuk membantu memenuhi kebutuhan listrik sehari-hari.
Jika dilengkapi baterai, energi yang dihasilkan pada siang hari juga dapat disimpan untuk digunakan ketika matahari tidak bersinar.
Panel surya juga bermanfaat dalam membantu menghemat biaya listrik dan menjaga lingkungan. Ketika beroperasi, panel surya menghasilkan listrik tanpa emisi gas rumah kaca secara langsung. Pemanfaatannya dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan menekan jejak karbon.
Nah, panel surya menjadi salah satu teknologi yang memanfaatkan energi matahari untuk memenuhi kebutuhan listrik. Penggunaannya pun cukup luas, mulai dari rumah tangga hingga pembangkit listrik berskala besar, sekaligus menjadi salah satu pilihan dalam pemanfaatan energi terbarukan.
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.
(Eunike Michelle Gultom)