24 July 2026 14:05
Pemerintah terus memperkuat program Sekolah Rakyat sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Kementerian Pariwisata dan Kementerian Sosial menandatangani kesepahaman bersama untuk mendukung pengembangan Sekolah Rakyat, termasuk menambahkan kurikulum pariwisata guna menyiapkan sumber daya manusia unggul bagi masa depan Indonesia.
Kerja sama yang dilakukan di Kampus Politeknik NHI Bandung ini, tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Tidak hanya menyediakan lahan dan sarana, Kemenpar juga akan memperluas kualitas pembelajaran dengan kurikulum sadar wisata bagi siswa Sekolah Rakyat. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki karakter, keterampilan, dan kompetensi untuk berkarier di sektor pariwisata.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut dengan kurikulum ini, nantinya siswa Sekolah Rakyat bisa mendapatkan alokasi 20 persen untuk masuk ke Politeknik Pariwisata dengan beasiswa.
“Kami juga ingin berkolaborasi memberikan kurikulum pariwisata kepada anak-anak Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat ini kami berikan alokasi 20 persen bisa masuk ke Politeknik Pariwisata dengan beasiswa,” ujar Widiyanti dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Jumat, 24 Juli 2026.