2 January 2026 08:57
Di balik pemenuhan kebutuhan pangan para korban banjir bandang di Desa Batuhula, Kecamatan Batangtoru, terdapat peran krusial dari para relawan juru masak yang dikenal dengan sebutan 'Pardangdang'. Kehadiran mereka membantu 1.365 warga yang terpaksa tinggal di pusat pengungsian Desa Batuhula, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, untuk memenuhi kebutuhan gizinya.
Rusdi Nasution bersama 11 rekannya adalah sosok di balik dapur umum yang bekerja tanpa lelah. Setiap harinya, tim Pardangdang ini harus mengolah sekitar 500 hingga 600 kilogram beras untuk memastikan para pengungsi mendapatkan asupan makanan yang cukup dan layak.
Bagi Rusdi, tugas merdangdang (memasak) bukan sekadar menyiapkan nasi dan air minum. Ia harus sangat berhati-hati dalam menjaga kebersihan dan gizi dari masakan yang disajikan. Terlebih banyaknya kelompok rentan di posko pengungsian, mulai dari balita, anak-anak, hingga lansia.
"Merdangdang itu masak air minum sama nasi. Kalau nasinya, setiap hari bisa mencapai 500 kilo atau 600 kilo," ujar Rusdi di sela-sela aktivitas memasaknya.
| Baca juga: Presiden Usul Atap Huntara Diberi Pelapis Agar Tak Panas |