Terkendala Cuaca dan Akses Jalan, Pembangunan Huntara di Agam Molor dari Target

2 January 2026 15:42

Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, dipastikan meleset dari target awal. Pemerintah sebelumnya menargetkan huntara sudah siap huni sebelum akhir tahun, namun kondisi di lapangan menunjukkan progres pengerjaan yang masih berjalan.

Berdasarkan pantauan di salah satu titik pembangunan, yakni di lapangan bola SDN 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Agam, pengerjaan baru mencapai tahap pemasangan atap dan dinding pada satu barak. Secara keseluruhan, progres fisik di lokasi tersebut baru menyentuh angka 50 persen.

Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan keterlambatan ini. Selain keterbatasan jumlah tenaga kerja, cuaca ekstrem berupa hujan yang sering mengguyur wilayah Agam menjadi hambatan. Hujan tidak hanya menghentikan aktivitas pengerjaan fisik, tetapi juga menyebabkan akses jalan menuju lokasi menjadi sangat licin.
 

Baca juga: Jembatan Bailey, Solusi Cepat Menyambung Wilayah Terputus

Kondisi jalan yang licin tersebut menyulitkan truk-truk pengangkut material bangunan untuk mencapai lokasi, sehingga distribusi bahan baku terhambat. Akibat kendala-kendala ini, target penyelesaian yang semula dipatok akhir Desember kini digeser dan diharapkan rampung sebelum 5 Januari mendatang.

Pemerintah merencanakan pembangunan total 217 unit huntara di Kecamatan Palembayan yang tersebar di tiga lokasi berbeda. "Di Kecamatan Palembayan kita akan membangun 217 unit di tiga lokasi. Saat ini pengerjaan sudah berjalan di SDN 05," jelas Bupati Agam, Benny Warlis.

Selain di Palembayan, rencana pembangunan huntara juga diusulkan di kawasan Linggai. Namun, pemerintah masih melakukan koordinasi dan menunggu keputusan dari masyarakat. Beberapa warga mengusulkan agar huntara dibangun di dekat pemukiman asli mereka.

"Itu pun harus kita waspadai, harus yang betul-betul daerahnya tidak rawan bencana, tidak longsor, tidak banjir, serta tidak termasuk zona merah," jelasnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)