2 January 2026 15:42
Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, dipastikan meleset dari target awal. Pemerintah sebelumnya menargetkan huntara sudah siap huni sebelum akhir tahun, namun kondisi di lapangan menunjukkan progres pengerjaan yang masih berjalan.
Berdasarkan pantauan di salah satu titik pembangunan, yakni di lapangan bola SDN 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Agam, pengerjaan baru mencapai tahap pemasangan atap dan dinding pada satu barak. Secara keseluruhan, progres fisik di lokasi tersebut baru menyentuh angka 50 persen.
Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan keterlambatan ini. Selain keterbatasan jumlah tenaga kerja, cuaca ekstrem berupa hujan yang sering mengguyur wilayah Agam menjadi hambatan. Hujan tidak hanya menghentikan aktivitas pengerjaan fisik, tetapi juga menyebabkan akses jalan menuju lokasi menjadi sangat licin.
| Baca juga: Jembatan Bailey, Solusi Cepat Menyambung Wilayah Terputus |