.,
14 February 2026 13:54
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Festival Imlek Jakarta 2026 di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada 13 hingga 17 Februari 2026. Kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat semangat keberagaman sekaligus menarik wisatawan ke Jakarta.
Festival Imlek Jakarta di kawasan Bundaran HI ini menghadirkan beragam instalasi cahaya dan dekorasi bernuansa Imlek yang menyulap ruang publik menjadi pusat perayaan budaya. Berbagai pertunjukan seni budaya Tionghoa juga ditampilkan.
Salah satunya adalah pertunjukan kolosal yang melibatkan lebih dari 50 alat musik Tionghoa dan tarian selendang dendak. Pemprov Jakarta menyebut rangkaian perayaan ini merupakan ruang bersama bagi masyarakat untuk merayakan keberagaman dan akulturasi budaya yang hidup di Jakarta.
Gubernur Pramono Anung menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjadikan Jakarta sebagai kota inklusif dan kota global bagi semua warga.
"Dan seperti yang saudara ketahui, warga Tionghoa ini mempunyai kontribusi yang luar biasa di dalam adat Betawi. Dengan demikian, akulturasi yang terjadi di Jakarta ini sebagai salah satu contoh bahwa Jakarta ini memang kota yang penuh warna, colorful, dan itu terlihat dari tradisi, budaya dan sebagainya," ujarnya.
Pramono juga berharap agar tahun baru Imlek ini penuh dengan kebaikan dan keberuntungan bagi warga Jakarta.
"Dan untuk itu secara khusus Pemerintah DKI Jakarta mengadakan acara ini dengan tema yang paling utama adalah mudah-mudahan melewati tahun kuda api ini dengan keberuntungan, kenyamanan, keamanan, kebahagiaan, dan yang paling penting adalah keberanian untuk berbuat lebih baik bagi warganya,” pungkasnya.