Menteri HAM Desak Investigasi Tewasnya 5 Peserta SPPI

30 June 2026 12:07

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mendesak adanya pengusutan tuntas atas meninggalnya lima peserta program pendidikan calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). 

“Kalau saya kematian ini harus diusut. Tidak bisa dibiarkan. Tidak boleh mengabaikan. Karena sekalipun nanti pendidikan dasarnya dievaluasi, itu tidak berarti menghilangkan proses pencarian keadilan terhadap mereka yang korban.” kata Menteri HAM, Natalius Pigai, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Selasa, 30 Juni 2026.
 

Baca juga: Kemhan Ubah Latsarmil SPPI jadi Pembekalan Bela Negara dan Manajerial


Pigai menegaskan evaluasi program tidak boleh menghentikan proses hukum jika ditemukan adanya kelalaian.

“Untuk itu lakukan evaluasi, lakukan pemantauan penyelidikan.” tegasnya.

Sebelumnya, sebanyak lima orang peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil). Pelatihan ini merupakan bagian dari program prioritas KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih.

Merespons tragedi tersebut, pihak Istana melalui Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, menegaskan bahwa penanganan akan dilakukan sebaik-baiknya oleh instansi berwenang. Namun, kejadian ini dipastikan tidak akan menghentikan kelanjutan program nasional tersebut.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X