12 May 2026 22:06
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengonfirmasi temuan 23 kasus Hantavirus di Indonesia dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, terhitung sejak 2024 hingga awal 2026. Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa tipe virus yang ditemukan di Indonesia berbeda dengan varian yang sempat menghebohkan publik di kapal pesiar MV Hondius.
Hantavirus yang ada di Indonesia adalah tipe HFRS (Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome), bukan tipe HPS (Hantavirus Pulmonary Syndrome) yang menyerang paru-paru. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai temuan kasus HPS di Indonesia.
Berdasarkan data resmi Kemenkes, sebaran 23 kasus tersebut mengalami fluktuasi setiap tahunnya. Tercatat sebanyak 1 kasus pada 2024, kemudian melonjak signifikan menjadi 17 kasus pada 2025, dan ditemukan 5 kasus hingga periode 2026.
| Baca juga: Gejala Hantavirus Mirip Flu, Kapan Harus Periksa ke Dokter? |