Musim Hujan Tingkatkan Risiko Flu, Ini Tips Jaga Imunitas-Tips Kesehatan

19 January 2026 11:43

Jakarta: Memasuki musim hujan, masyarakat kerap mengeluhkan kondisi tubuh yang lebih mudah terserang penyakit, terutama flu dan infeksi saluran pernapasan. Hujan yang turun hampir setiap hari, udara yang lebih dingin, serta pakaian yang sering lembap dinilai berkontribusi terhadap menurunnya daya tahan tubuh.

Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa peningkatan kasus flu saat musim hujan bukan disebabkan oleh hujan itu sendiri, melainkan oleh melemahnya sistem imun tubuh. Kondisi cuaca dingin membuat tubuh lebih rentan, sementara virus pernapasan dapat menyebar lebih mudah di lingkungan yang lembap dan tertutup.
 



Menurut penjelasan Kementerian Kesehatan RI, perubahan cuaca yang ekstrem dapat memengaruhi keseimbangan tubuh, terutama bila disertai pola hidup yang kurang sehat seperti kurang tidur, asupan gizi yang tidak seimbang, serta minimnya aktivitas fisik. Selain faktor cuaca, kebiasaan sehari-hari juga berperan besar. 

Selama musim hujan, masyarakat cenderung lebih jarang beraktivitas di luar rumah, kurang bergerak, serta mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak. Kondisi ini dapat menurunkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi.

Tanda Imunitas Tubuh Mulai Menurun

Penurunan daya tahan tubuh biasanya ditandai dengan beberapa gejala awal, antara lain tubuh terasa pegal dan cepat lelah, sering bersin atau tenggorokan terasa gatal, mudah mengantuk namun kualitas tidur menurun, serta luka kecil yang membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh. Gejala tersebut menjadi sinyal bahwa sistem imun membutuhkan perhatian lebih.

Organisasi Kesehatan Dunia World Health Organization menegaskan bahwa menjaga imunitas tubuh merupakan langkah penting untuk mencegah infeksi musiman, termasuk flu yang kerap meningkat saat musim hujan.

Langkah Sederhana Menjaga Imunitas di Musim Hujan

Untuk menjaga daya tahan tubuh, masyarakat tidak selalu memerlukan suplemen mahal. Beberapa langkah sederhana namun konsisten dinilai efektif, seperti memperbanyak konsumsi air hangat, mengonsumsi buah dan sayur yang kaya vitamin C, menjaga waktu tidur agar tetap cukup, serta segera mengganti pakaian setelah kehujanan atau terasa lembap.

Selain itu, aktivitas fisik ringan seperti peregangan atau berjalan kaki tetap dianjurkan meskipun cuaca kurang mendukung. Mengurangi konsumsi minuman manis dan gorengan berlebihan juga membantu tubuh tetap bugar dan tidak mudah sakit.

Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi tubuh selama musim hujan. Menjaga kebiasaan hidup sehat dinilai jauh lebih efektif dalam jangka panjang dibandingkan hanya mengandalkan pengobatan saat sakit.
 

Dengan imunitas yang terjaga, risiko terserang flu dan penyakit musiman lainnya dapat ditekan, sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan optimal meskipun cuaca kurang bersahabat.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Calista Vanis)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)