Anggota Brimob Polda Aceh Jadi Tentara Bayaran Rusia

18 January 2026 13:37

Kepolisian Daerah (Polda) Aceh membenarkan salah satu anggotanya Bripda Muhammad Rio terlibat sebagai tentara bayaran di Rusia. Anggota satuan Brimob Polda Aceh tersebut diketahui telah meninggalkan tugas tanpa izin sejak Desember 2025. 

Keberadaan Bripda Rio terungkap setelah video dan foto dirinya berseragam Rusia beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, ia terlihat di wilayah konflik Donbass, Ukraina.
 

Baca juga: Anggota Brimob Polda Aceh Gabung Militer Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat


Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah mengatakan, sebelum desersi Bripda Rio telah menjalani sanksi etik akibat pelanggaran disiplin. Rio sempat dimutasi dan ditempatkan dalam tugas pelayanan internal di lingkungan Brimob kepolisian, kemudian menjatuhkan sanksi tegas berupa pemberhentian tidak dengan hormat dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

“Dari hasil pendataan awal memang yang bersangkutan sudah tidak niat di kepolisian Negara Republik Indonesia.” kata Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Minggu, 18 Januari 2026.

Polda Aceh menegaskan, keterlibatan anggota Polri dalam kelompok militer asing merupakan pelanggaran berat terhadap hukum dan kode etik institusi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)