23 September 2026 22:16
Presiden Republik Islam Iran, Masoud Pezeshkian, telah tiba di New York, Amerika Serikat, untuk memimpin delegasi negaranya dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81.
Pezeshkian dijadwalkan menyampaikan pidato resminya di Aula Majelis Umum PBB pada Rabu, 23 September 2026 waktu setempat. Selain agenda pidato, ia juga akan menggelar sejumlah pertemuan bilateral dengan berbagai kepala negara serta tokoh politik dan budaya global.
Kehadiran Pezeshkian di mimbar PBB kali ini mengusung misi krusial, yakni memperjuangkan hak-hak kedaulatan bangsa Iran sekaligus mengecam keras eskalasi ketegangan akibat agresi yang terjadi. Secara khusus, ia menyoroti tragedi kekerasan yang menyasar warga sipil dan anak-anak.
"Saya akan berbicara tentang penindasan terhadap anak-anak kita di Minab dan Lamerd, serta kebiadaban mereka. Dan entah bagaimana saya harus menyebutnya, tindakan yang dilakukan sedemikian rupa sehingga, sayangnya, bahkan tidak layak disebut sebagai tindakan manusia. Manusia tidak melakukan hal-hal seperti ini, tetapi orang-orang tersebut melakukannya," tegas Pezeshkian dikutip dari Metro Hari Ini, Metro TV, Rabu 23 September 2026.