7 January 2026 11:04
Di tengah keterbatasan sekolah darurat, seorang guru korban bencana memilih tetap mengajar. Semangat murid-muridnya menjadi kekuatan sang guru untuk bertahan. Banjir bandang yang menimpa Desa Garoga, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara (Sumut) meninggalkan puing dan trauma bagi para guru dan murid yang kehilangan ruang belajar mereka.
Di sekolah darurat SD Batuhula, proses belajar mengajar bagi beberapa SD di desa terdampak kembali dijalankan dalam segala keterbatasan. Tenda darurat, jumlah ruang kelas yang terbatas, serta sistem belajar bergilir menjadi keseharian baru pascabencana.
Dalam kondisi ini, para guru tak hanya dituntut mengajar, namun juga mendampingi anak-anak yang masih beradaptasi dengan situasi baru. Seperti apa yang dilakukan Eva Simatupang selaku Wali Kelas 6 SD Garoga.