28 January 2026 12:00
Pariwisata Kuba saat ini tengah mengalami penurunan tajam, di tengah negara tersebut sangat membutuhkan pasokan devisa. Pandemi, krisis listrik yang berkepanjangan, serta sanksi dari Amerika Serikat (AS), membuat sektor andalan ekonomi ini nyaris lumpuh total.
Kondisi sepi terlihat jelas di Havana, di mana hanya segelintir turis yang tampak turun dari bus wisata untuk berfoto dengan mobil klasik. Para sopir mobil antik bahkan terpaksa memangkas tarif hingga separuh harga demi menarik minat pelanggan yang kini sangat minim.
Selama puluhan tahun, sektor pariwisata telah menyumbang hingga USD3 miliar per tahun bagi perekonomian negara Kuba. Namun, data dari Januari hingga November 2025 menunjukkan jumlah wisatawan hanya mencapai 2,3 juta orang, angka yang jauh di bawah level sebelum pandemi.