Sejarah Terulang, Argentina vs Inggris Berebut Tiket ke Final Piala Dunia-Dunia Olahraga

Whisnu Mardiansyah • 15 July 2026 10:51

Jakarta: Semifinal Piala Dunia 2026 menghadirkan salah satu pertandingan paling dinantikan pecinta sepak bola. Argentina akan menghadapi Inggris dalam duel yang bukan hanya memperebutkan tiket menuju final, tetapi juga menghidupkan kembali rivalitas panjang yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Pertemuan kedua negara di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Amerika Serikat, dipastikan menyedot perhatian dunia. Pasalnya, setiap duel Argentina kontra Inggris selalu sarat sejarah, emosi, dan gengsi yang melampaui pertandingan sepak bola biasa.
 

 

Rivalitas Berawal dari Perang Falklands

Persaingan Argentina dan Inggris tidak hanya lahir di lapangan hijau. Rivalitas keduanya bermula dari Perang Malvinas atau Falklands War pada 1982 yang menewaskan lebih dari 900 orang. Konflik tersebut meninggalkan luka sejarah yang masih membekas di kedua negara. Sejak saat itu, setiap pertemuan Argentina dan Inggris di ajang sepak bola selalu memiliki makna yang lebih besar dibanding pertandingan biasa.

Empat tahun setelah perang, kedua negara bertemu pada perempat final Piala Dunia 1986 di Stadion Azteca, Meksiko. Pertandingan itu menjadi salah satu laga paling ikonik dalam sejarah sepak bola berkat penampilan Diego Armando Maradona.

Maradona membuka keunggulan lewat gol kontroversial yang kemudian dikenal sebagai "Hand of God" atau "Gol Tangan Tuhan". Hanya empat menit berselang, legenda Argentina itu kembali mencetak gol spektakuler setelah melewati lima pemain Inggris. Gol tersebut kemudian dipilih FIFA sebagai Goal of the Century. Argentina memenangkan pertandingan dengan skor 2-1 sebelum akhirnya keluar sebagai juara dunia.

Rivalitas kembali memanas saat kedua tim bertemu di babak 16 besar Piala Dunia 1998. Kala itu, David Beckham menerima kartu merah usai terlibat insiden dengan Diego Simeone. Bermain dengan 10 pemain, Inggris akhirnya tersingkir melalui adu penalti. Empat tahun kemudian, Inggris berhasil membalas kekalahan tersebut. Pada fase grup Piala Dunia 2002, The Three Lions menang 1-0 atas Argentina berkat gol penalti Beckham.

Laga Argentina melawan Inggris hampir selalu berlangsung sengit. Dari lima pertemuan sebelumnya di putaran final Piala Dunia, tidak ada satu pun pertandingan yang berakhir dengan selisih lebih dari satu gol. Statistik tersebut menjadi bukti bahwa kedua tim selalu saling memberi perlawanan sengit setiap kali bertemu.
   

Semifinal 2026, Babak Baru Rivalitas

Kini, rivalitas itu kembali berlanjut di semifinal Piala Dunia 2026 yang akan di gelar pada Kamis, 16 Juli 2026. Argentina datang dengan status juara bertahan yang tampil disiplin dan efektif sepanjang turnamen. Sementara Inggris menjadi salah satu tim paling produktif berkat lini serang yang tajam. Selain memperebutkan satu tempat di final, pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi kedua negara untuk kembali menorehkan sejarah dalam salah satu rivalitas terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia.

Nah, Sobat MTVN Lens, semifinal Argentina kontra Inggris dipastikan bukan sekadar pertandingan sepak bola. Di balik perebutan tiket menuju partai puncak, tersimpan rivalitas yang telah berlangsung lebih dari empat dekade. Siapa pun yang keluar sebagai pemenang, laga di Atlanta dipastikan akan menambah babak baru dalam sejarah duel paling emosional di panggung Piala Dunia.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X