Polisi Ekshumasi Makam Sutrimo di Banyumas Hari Ini

12 August 2026 10:52

Tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah, dan Polres Banyumas melakukan proses ekshumasi atau pembongkaran makam Sutrimo di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bantaragung, Desa Walahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Rabu, 12 Agustus 2026, pagi.

Sutrimo diketahui merupakan mantan Kepala Rumah Tangga dari eks Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Langkah hukum ini diambil untuk mengungkap penyebab pasti kematian almarhum yang dinilai memiliki sejumlah kejanggalan.

Proses ekshumasi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan dijadwalkan berlangsung selama empat hingga lima jam. Tim medis dan forensik dipimpin langsung oleh Kabid Dokkes Polda Jateng sekaligus ahli forensik kenamaan, Brigjen Pol Dr. Sumy Hastry Purwanti.

Berdasarkan pantauan jurnalis Metro TV, Ica Ervina di lokasi, area pemakaman dijaga ketat oleh 183 personel kepolisian guna memastikan proses autopsi ulang berjalan lancar. Warga sekitar yang penasaran juga tampak memadati area di luar garis polisi.
 

 

Dugaan Kematian Tidak Wajar


Kasus ini mencuat setelah Sutrimo ditemukan meninggal dunia di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Pihak keluarga yang mencium adanya ketidakwajaran kemudian melaporkan hal tersebut kepada pihak berwenang.

Mantan Kabareskrim Komjen (Purn) Susno Duadji sempat menyatakan bahwa jika hasil forensik tidak menemukan unsur pidana atau ketidakteraturan, maka penyidikan dapat dihentikan. Namun, saat ini status kasus telah dinaikkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Dalam proses pembongkaran makam ini, pihak keluarga inti tidak hadir secara langsung di pemakaman. Kehadiran keluarga diwakili oleh kuasa hukum, Aan Rohaini, beserta adik dan keponakan almarhum.

Setelah proses autopsi selesai, tim gabungan direncanakan akan menggelar konferensi pers di Polres Banyumas untuk memberikan keterangan lebih lanjut. Meski demikian, hasil laboratorium forensik diperkirakan baru akan keluar dalam beberapa hari hingga beberapa minggu ke depan.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X