Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Jaga Keamanan Selat Malaka

7 July 2026 00:03

Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong menyatakan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan keterbukaan Selat Malaka. Komitmen strategis ini disampaikan usai keduanya melangsungkan agenda Leaders' Retreat 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 6 Juli 2026.

Presiden Prabowo menyatakan bahwa Indonesia dan Singapura, sebagai negara pesisir, memiliki kepentingan vital dan tanggung jawab bersama untuk memastikan Selat Malaka tetap beroperasi sebagai jalur pelayaran internasional yang aman dan terbuka bagi semua pihak.

"Indonesia dan Singapura adalah negara yang langsung berbatasan di Selat Malaka, kita berkepentingan untuk menjaga Selat Malaka sebagai lintasan yang bebas untuk semua pihak," kata Presiden Prabowo Subianto dikutip dari Headline News, Metro TV, Senin 6 Juli 2026. 
 


Keamanan Selat Malaka dinilai sangat krusial mengingat tingginya volume lalu lintas kapal di kawasan tersebut. Presiden Prabowo menggarisbawahi bahwa ancaman nyata seperti kecelakaan pelayaran hingga perompakan menjadi alasan utama diperlukannya kerja sama maritim yang semakin erat antarnegara di sekitarnya.

Guna memastikan stabilitas di salah satu jalur tersibuk di dunia tersebut, Indonesia tidak hanya akan bekerja sama dengan Singapura. Prabowo memastikan bahwa pemerintahannya akan terus memperkuat koordinasi multilateral bersama negara pesisir lainnya, yakni Malaysia dan Thailand.

Langkah sinergis ini dilakukan agar tata kelola dan pengamanan Selat Malaka dapat terus berjalan optimal dengan tetap berpedoman pada hukum maritim internasional, khususnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) tahun 1982.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X