Hujan Bantu Pulihkan Jarak Pandang di Jalur Trans Kalimantan

28 October 2026 17:28

Palangka Raya: Hujan yang mengguyur Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, membantu memulihkan jarak pandang di jalur Trans Kalimantan Poros Selatan setelah kawasan tersebut diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama sekitar tiga bulan. Kondisi lalu lintas di jalur tersebut kini terpantau kembali normal.

Sebelumnya, kabut asap pekat akibat kebakaran lahan gambut di Jalan Mahir Mahar, Kota Palangka Raya, mengganggu aktivitas pengguna jalan. Jarak pandang yang terbatas membuat perjalanan menjadi lebih berbahaya dan sempat menyebabkan lalu lintas tersendat.

Meski kondisi mulai membaik setelah hujan turun, Polda Kalimantan Tengah tetap bersiaga di jalur Trans Kalimantan Poros Selatan untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas akibat kabut asap karhutla.

Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol. Yusep Dwi Prastiya mengatakan, pihaknya telah mengevaluasi data kecelakaan lalu lintas selama empat bulan terakhir. Hasil evaluasi tersebut menunjukkan tidak ada peningkatan kecelakaan yang signifikan akibat kabut asap.

“Secara data kami, kecelakaan lalu lintas selama empat bulan terakhir sudah kita evaluasi, tidak ada peningkatan secara signifikan dikarenakan kabut asap,” ujar Yusep dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Rabu 28 Oktober 2026. 

Meski demikian, Yusep mengakui sejumlah kecelakaan terjadi akibat kabut asap atau terbatasnya jarak pandang. Namun, berdasarkan keterangannya, kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

“Memang kita ketahui beberapa kejadian kecelakaan diakibatkan karena kabut asap atau jarak pandang, tetapi alhamdulillah tidak menimbulkan sampai menimbulkan korban jiwa, ya,” katanya.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X