28 October 2026 17:16
Perjuangan personel Manggala Agni memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan tak hanya menguras tenaga, tetapi juga mengharuskan personel meninggalkan keluarga selama berbulan-bulan.
Salah satunya Jufri, personel Manggala Agni Daops Sumatra XIII Sarolangun, Jambi, yang diperbantukan menangani karhutla di Sumatra Selatan selama hampir tiga bulan. Selama menjalankan tugas, ia harus menahan rindu kepada keluarga yang ditinggalkan di kampung halaman.
Jufri mengatakan, keputusannya bertahan di Sumatra Selatan didasari panggilan tugas. Menurutnya, wilayah tersebut masih membutuhkan bantuan untuk menangani karhutla.
“Ya, satu karena tugas. Dua, perintah atasan memang memperbantukan di sini. Di sini lebih perlu bantuan untuk mengatasi karhutla, ya kami harus jalankan itu,” ujar Jufri dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Rabu 28 Oktober 2026.
Jarak yang memisahkan dirinya dengan keluarga menjadi tantangan tersendiri. Namun, perkembangan teknologi membantu Jufri tetap berkomunikasi dengan orang-orang tercinta meski tidak dapat bertemu secara langsung.
“Wah, kalau soal itu, siapa sih yang nggak kangen dengan keluarga. Eh cuman alhamdulillahnya sekarang eh dunia sudah canggih, bisa Video Call (VC) untuk menghilangkan rasa rindu, melalui aplikasi atau apa pun itu, bisa berhubungan langsung kita,” tuturnya.
Di tengah tugas pemadaman, kondisi kesehatan personel juga menjadi perhatian. Jufri menyebut sejumlah rekannya mengalami gangguan kesehatan, seperti flu dan batuk. Pemeriksaan kesehatan dari instansi terkait membantu para petugas menjaga kondisi tubuh selama bertugas.
“Terus segi kesehatannya, pasti ada kawan-kawan yang mengalami flu, batuk. Tapi dengan adanya dari instansi lain membantu untuk pengecekan medical check-up kan, eh itu sangat membantu kami,” kata Jufri.
Meski menghadapi rasa rindu dan tantangan kesehatan, Jufri menegaskan motivasinya untuk tetap menjalankan tugas adalah menjaga Indonesia agar terhindar dari kebakaran.
“Motivasinya agar tetap menjaga Indonesia supaya tidak terjadi kebakaran dan menjaga langit tetap biru,” ucapnya.
Para personel Manggala Agni berharap agar kebakaran segera berakhir dan mereka dapat kembali berkumpul bersama keluarga. Bagi Jufri dan rekan-rekannya, menjaga langit tetap biru menjadi bagian dari pengabdian yang harus dituntaskan.