29 September 2026 02:17
Iran menyatakan bahwa bandara internasional utamanya masih tetap beroperasi melayani lebih dari 30 destinasi internasional. Operasi penerbangan ini tetap berjalan beberapa hari setelah Washington (Amerika Serikat) mengancam akan memutus akses maskapai serta perusahaan yang melayani maskapai Iran dari sistem penggunaan dolar AS.
Rekaman video tertanggal 27 September memperlihatkan pergerakan serta aktivitas para penumpang yang berada di Bandara Internasional Imam Khomeini. Sebelumnya, pemerintah Amerika Serikat melayangkan ancaman bahwa pihak pengelola bandara, pemasok bahan bakar, penyedia layanan penanganan darat (ground handling), hingga penjual tiket dapat dijatuhi sanksi sekunder apabila terbukti melayani maskapai-maskapai penerbangan Iran.