Hadapi Ketegangan Kawasan, Perempuan Iran Ikut Latihan Militer Sukarela

29 September 2026 01:34

Rakyat Republik Islam Iran terus bersiaga menghadapi ancaman serta tekanan dari Amerika Serikat dan Zionis. Sebagai bentuk antisipasi menghadapi potensi agresi, kaum perempuan di Iran secara sukarela mengikuti pelatihan militer.

Sejumlah perempuan menjalani pelatihan tersebut di Pusat Pelatihan Janfada, Teheran. Dalam program ini, para peserta mempelajari tata cara penanganan senjata serta menjalankan berbagai tugas dasar kemiliteran. Para peserta menyatakan bahwa keikutsertaan mereka bertujuan untuk menghadapi kondisi darurat sekaligus berkontribusi langsung pada pertahanan negara.

Pelatihan militer ini merupakan bagian dari kampanye Janfada (yang bermakna "Didedikasikan untuk Iran"), yang diluncurkan sejak akhir Maret 2026. Pihak penyelenggara mencatat telah ada sekitar 31 juta pendaftar, dengan 32 persen di antaranya adalah perempuan. Selain latihan fisik dan persenjataan, para sukarelawan juga mendaftar untuk tugas penyelamatan, layanan sosial, kegiatan budaya, hingga dukungan finansial.
 



Masud Zare, salah seorang pelatih di Pusat Pelatihan Janfada, menegaskan pentingnya tingkat kesiapan rakyat dalam menjaga kedaulatan serta menciptakan perdamaian.

"Faktor yang paling menggetarkan sebuah bangsa adalah tingkat kesiapan bangsa tersebut dalam menghadapi musuh. Dan komponen paling penting untuk perdamaian adalah kekuatan rakyatnya," ucap Masud, dikutip dari tayangan Primetime News Metro TV, Senin, 28 September 2026.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X