20 October 2026 08:59
Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) menekankan pentingnya penguatan tata kelola, fleksibilitas regulasi, dan transformasi digital untuk menjaga keberlanjutan Industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS).
Hal tersebut disampaikan dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-12 dan Seminar Nasional Perbarindo di Jakarta yang dihadiri oleh 498 peserta dari berbagai wilayah Indonesia.
"Jadi, bagian dari program kerja itu yang menjadi amanat Munas adalah keberlanjutan perjuangan industri BPR dan BPRS," ujar Ketua Umum Perbarindo, Tedy Alamsyah, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Selasa, 20 Oktober 2026.