Metro Community: Komunitas Nyok Kite Kenal Betawi Rangkul Generasi Muda Rawat Budaya Melalui Seni Tari

20 September 2026 13:34

Di tengah pesatnya modernisasi Kota Jakarta, upaya menjaga warisan budaya Betawi agar tetap dikenal oleh generasi muda terus digalakkan. Salah satu langkah nyata dihadirkan oleh komunitas Nyok Kite Kenal Betawi yang mengajak anak muda Jakarta untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya Betawi melalui seni tari dengan nuansa yang menyenangkan dan tidak kaku.

Komunitas Nyok Kite Kenal Betawi yang diinisiasi oleh dua bersaudara Roxanne dan Rahel Syafara Akil hadir untuk mendorong generasi muda terus bangga terhadap budaya daerah, dan bisa menjadi ruang bagi anak muda di Jakarta untuk berkumpul, berkarya, dan mengenal lebih dekat budaya Betawi melalui seni tari.

Bekerja sama dengan Sanggar Margasari untuk menyediakan pelatih tari profesional, komunitas Nyok Kite Kenal Betawi ini para anggota bisa belajar dengan menyenangkan, serta membentuk gaya hidup sehat masyarakat urban. 

Pendiri komunitas, Roxanne, menyampaikan bahwa sekitar 90 persen anggota komunitasnya merupakan pekerja kantoran. Oleh karena itu, jadwal dan lokasi latihan disusun secara fleksibel dan senyaman mungkin agar dapat menyesuaikan dengan kesibukan kerja para anggota.

“Kebetulan kebanyakan murid kami memang rata-rata 90 persen dari generasi milenial dan gen Z. Kebanyakan profesinya adalah pekerja kantoran, jadi cara kami membuat strategi supaya mereka mau belajar di komunitas kami adalah memilih waktu senyaman mungkin.” ucap Pendiri komunitas, Roxanne, dikutip dari tayangan Metro Community, Metro TV, Minggu, 20 September 2026.
 



Strategi ini terbukti efektif menggait generasi muda urban untuk berlatih tarian tradisional Betawi.

Selain untuk menjaga kesenian daerah, para anggota memanfaatkan latihan tari sebagai sarana olahraga untuk membentuk gaya hidup sehat, memperluas jaringan pertemanan lintas sektor dan usia, serta mendapatkan pengalaman tampil dalam ajang uji pentas.

Program latihan di komunitas ini berjalan selama tiga bulan yang terbagi dalam 12 kali pertemuan (satu kali seminggu). Pelatih dari Sanggar Margasari terbuka menerima anggota yang belum memiliki dasar menari.

Guna menyesuaikan dengan anggota dewasa serta kalangan Gen Z dan milenial, tim pelatih menerapkan pendekatan internal yang santai. Pelatih menempatkan diri sebagai teman berbagi (sharing) dan membawakan materi latihan secara bertahap sambil diselingi suasana santai.

Melalui metode belajar yang menyenangkan, komunitas Nyok Kite Kenal Betawi berharap semangat dan rasa bangga terhadap warisan budaya Betawi dapat terus hidup pada generasi mendatang.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X