Lampung: Pengelola ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) di Lampung memberikan potongan tarif sebesar 30 persen bagi pemudik pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus mengatur kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik.
Diskon tarif tersebut akan berlaku pada arus mudik tanggal 15–16 Maret 2026 untuk perjalanan satu arah dari Gerbang Tol Bakauheni Selatan menuju Gerbang Tol Kayu Agung. Sementara pada arus balik, potongan tarif berlaku pada 26–27 Maret 2026 untuk perjalanan dari Gerbang Tol Kayu Agung menuju Gerbang Tol Bakauheni Selatan.
Direktur Utama PT Bakauheni–Terbanggi Besar, I Wayan Mandia, mengatakan kesiapan operasional jalan tol menjelang arus mudik Lebaran tahun ini telah mencapai hampir sepenuhnya.
“Kesiapan operasional ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar menjelang angkutan Lebaran telah mencapai 99,9 persen. Seluruh pekerjaan perbaikan mayor di sepanjang ruas tol juga sudah rampung,” ujar I Wayan Mandia.
Berdasarkan data nasional yang disampaikan kepolisian, pergerakan masyarakat selama periode
mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Jumlah tersebut diprediksi mengalami penurunan sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan tersebut diperkirakan turut memengaruhi volume kendaraan yang melintas di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar selama periode mudik dan arus balik.
Selain memberikan diskon tarif, pengelola tol juga menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Salah satunya dengan menggelar operasi simpatik microsleep di sejumlah rest area guna menekan potensi kecelakaan lalu lintas.
Melalui kegiatan tersebut, pengendara diimbau untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk selama perjalanan.
Pengelola tol juga menyiapkan dua unit kendaraan towing serta sembilan unit kendaraan derek dengan kapasitas 5 hingga 25 ton yang dapat digunakan secara gratis oleh pengguna jalan dalam kondisi darurat.
Sementara itu, untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan menuju
Pelabuhan Bakauheni, sejumlah rest area di sepanjang ruas tol juga disiapkan sebagai lokasi penerapan delay system atau sistem penundaan kendaraan. Langkah ini dilakukan guna mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan di kawasan pelabuhan selama masa mudik Lebaran.