Jakarta: Penyakit jantung dan stroke masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Sayangnya, banyak orang baru menyadari pentingnya menjaga tekanan darah setelah muncul gangguan kesehatan.
Padahal, kadar tensi yang tidak terkontrol sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Karena itu, menjaga tekanan darah sejak dini menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan jantung dan pembuluh darah dalam jangka panjang.
Tekanan darah atau tensi merupakan kekuatan aliran darah yang mendorong dinding pembuluh darah arteri saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Menjaga tekanan darah tetap normal sangat penting agar aliran darah ke organ-organ tubuh berjalan lancar.
Selain itu, tekanan darah yang stabil juga berperan besar dalam menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko berbagai penyakit kardiovaskular.
Cara Menjaga Kadar Tensi Sejak Dini
Berikut beberapa cara menjaga tekanan darah tetap stabil, dikutip dari laman resmi
AloDokter.
1. Rutin Berolahraga
Terapkan
rutinitas olahraga secara konsisten, misalnya selama 30 menit setiap hari. Aktivitas fisik dengan intensitas sedang sangat bermanfaat untuk membantu menjaga tekanan darah tetap normal. Selain itu, olahraga dengan intensitas lebih tinggi seperti bersepeda juga dapat dilakukan sekitar 75 menit per minggu.
2. Tidak Merokok
Merokok dapat meningkatkan
tekanan darah yang sebelumnya normal menjadi lebih tinggi. Hal ini karena zat-zat dalam rokok dapat merusak dinding pembuluh darah dan memicu aterosklerosis, yaitu penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan plak. Kondisi tersebut membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah sehingga tekanan darah meningkat.
3. Membatasi Konsumsi Makanan Tinggi Garam
Batasi konsumsi makanan yang mengandung kadar garam tinggi. Kebiasaan mengonsumsi garam berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi, terutama pada orang yang sudah memiliki tekanan darah tinggi.
Beberapa makanan yang sebaiknya dibatasi antara lain:
- Mi instan
- Telur asin
- Kecap
- Makanan beku olahan
- Saus kemasan
- Camilan tinggi penyedap rasa
- Makanan cepat saji
Sebagai alternatif, gunakan bumbu alami seperti bawang merah, bawang putih, atau bawang bombai untuk menambah cita rasa masakan.
4. Mengonsumsi Makanan yang Baik untuk Tekanan Darah
Pola makan memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas tekanan darah. Konsumsilah makanan yang kaya kalium, seperti pisang dan tomat, karena dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
Selain itu, buah-buahan, sayuran, susu, serta produk olahan susu juga baik untuk kesehatan pembuluh darah. Makanan tinggi protein seperti dada ayam, ikan, kacang-kacangan, telur, dan biji-bijian juga dapat menjadi pilihan untuk mendukung kesehatan jantung.
5. Menjaga Berat Badan Ideal
Berat badan berlebih atau obesitas dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi. Salah satu penyebabnya adalah kondisi sleep apnea, yaitu gangguan pernapasan saat tidur yang sering dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah. Oleh karena itu, menjaga berat badan tetap ideal menjadi langkah penting untuk membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Nah, menjaga
tekanan darah sebenarnya tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit. Kebiasaan sederhana seperti rutin berolahraga, menjaga pola makan, menghindari rokok, dan mempertahankan berat badan ideal dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung.
Semakin dini kebiasaan sehat ini diterapkan, semakin besar pula peluang untuk terhindar dari risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular di masa depan.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Odetta Aisha Amrullah)