10 June 2026 21:16
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Sayyed Abbas Araghchi, secara tegas menyatakan bahwa Selat Hormuz bukanlah perairan internasional, melainkan wilayah kedaulatan yang dimiliki bersama oleh Iran dan Kesultanan Oman. Ia turut memberikan peringatan keras bahwa Angkatan Bersenjata Iran selalu siap merespons setiap bentuk pelanggaran terhadap kedaulatan negaranya.
Pernyataan keras tersebut disampaikan oleh Araghchi melalui unggahan di akun pribadinya di platform X pada Selasa, 9 Juni 2026. Sikap ini diambil di tengah eskalasi ketegangan yang memuncak akibat agresi militer Amerika Serikat (AS) di kawasan Selat Hormuz.
Dikutip dari tayangan Metro Hari Ini, Metro TV, AS sebelumnya diketahui telah melakukan serangan awal yang menargetkan sistem pertahanan udara dan fasilitas radar milik Iran di sekitar jalur pelayaran strategis tersebut. Untuk mencegah situasi semakin memburuk, Araghchi mendesak agar seluruh pasukan asing segera angkat kaki dari kawasan sekitar Iran guna menekan risiko konfrontasi militer yang tidak diinginkan.