22 August 2026 18:17
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, kian memprihatinkan. Hingga 22 Agustus 2023, total luasan lahan yang hangus terbakar dilaporkan telah mencapai 1.412 hektare.
Dikutip dari tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu, 22 Agustus 2026, berdasarkan data BPBD setempat, tercatat ada 401 kejadian karhutla dengan total 6.139 titik panas (hotspot) yang terdeteksi.
Saat ini, titik api masih muncul di beberapa wilayah, termasuk dua titik di Kecamatan Baamang dan empat hingga enam titik di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Salah satu lokasi yang menjadi fokus penanganan berada di kawasan Lingkar Utara, yang posisinya sangat dekat dengan kompleks perumahan Sultan Bintang.
Upaya pemadaman dilakukan secara masif oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni, hingga relawan masyarakat. Namun, tantangan berat di lapangan membuat para petugas mulai mengalami kelelahan fisik yang serius.
Para personel diketahui bekerja secara maraton selama 14 hingga 16 jam sehari untuk menjinakkan api. Kondisi ini mengakibatkan sedikitnya dua hingga tiga petugas harus dilarikan untuk mendapat perawatan medis setiap harinya akibat gangguan kesehatan saat bertugas. Potensi api kembali muncul masih sangat tinggi, terutama di lokasi lahan gambut yang sulit dipadamkan sepenuhnya.
Selain pemadaman jalur darat yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kotim, pemerintah sebelumnya juga telah mengerahkan dua helikopter water bombing untuk membantu pemadaman lewat udara, salah satunya di wilayah Desa Batuah. Meski banyak titik api berhasil dipadamkan, petugas tetap bersiaga penuh mengingat cuaca kering yang masih berisiko memicu titik api baru.