Jakarta: Pemanasan merupakan tahapan krusial yang menentukan keamanan dan efektivitas saat berolahraga. Sayangnya, masih banyak orang yang menyepelekan tahap ini atau justru melakukan teknik pemanasan yang keliru. Alih-alih mempersiapkan tubuh, kesalahan pada fase awal latihan justru dapat memicu cedera otot dan membuat tubuh cepat kelelahan sebelum memasuki latihan inti.
Salah satu kesalahan paling umum adalah melakukan peregangan statis (static stretching) di awal sesi olahraga. Secara medis, menarik serat otot saat suhu tubuh masih dingin dapat menurunkan kekuatan ledak serta performa atletik. Otot yang belum siap justru menjadi lebih rentan terhadap cedera. Oleh karena itu, para ahli merekomendasikan pemanasan dengan gerakan dinamis agar tubuh beradaptasi secara bertahap terhadap aktivitas fisik.
Kesalahan Umum Saat Pemanasan
Selain peregangan statis, terdapat beberapa kekeliruan lain yang kerap dilakukan, antara lain:
Pemanasan yang dilakukan terlalu cepat tidak memberi waktu cukup bagi sistem
kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) untuk menyesuaikan diri dengan peningkatan aktivitas.
Pemanasan yang terlalu melelahkan justru menguras energi sebelum latihan utama dimulai. Padahal, fungsi
pemanasan adalah sebagai pengantar, bukan pengganti latihan inti.
-
Tidak sesuai dengan jenis latihan
Banyak orang melakukan pemanasan yang tidak relevan. Misalnya, saat hendak menjalani leg day, pemanasan seharusnya fokus pada otot kaki dan sendi panggul, bukan hanya memutar lengan atau tubuh bagian atas.
Fungsi Penting Pemanasan bagi Tubuh
Secara fungsional,
pemanasan berperan sebagai sinyal dari otak kepada sistem saraf bahwa aktivitas fisik berat akan segera dimulai. Dengan teknik yang tepat, pemanasan dapat:
- Meningkatkan fleksibilitas sendi
- Membuat koordinasi tubuh lebih optimal
- Mengurangi risiko sprain atau cedera ligamen dan jaringan ikat
- Membantu otot bekerja lebih efisien selama latihan
Otot yang masih kaku tanpa pemanasan memadai sangat rentan mengalami cedera, terutama saat melakukan
gerakan eksplosif atau beban berat.
Lakukan Pemanasan dengan Benar
Masyarakat diimbau untuk meluangkan waktu sekitar 10–15 menit untuk melakukan pemanasan yang tepat sebelum berolahraga. Konsistensi dalam menerapkan teknik pemanasan yang benar tidak hanya membantu mencegah cedera, tetapi juga meningkatkan efektivitas pembakaran kalori serta pembentukan otot.
Olahraga yang aman selalu dimulai dari persiapan fisik yang matang dan pemahaman yang benar mengenai fungsi pemanasan.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Muhammad Fauzan)