9 July 2026 01:50
Kepergian dr. Icha, seorang tenaga medis berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), terus menjadi sorotan. Korban diduga mengalami depresi berat akibat intimidasi beruntun dari sejumlah oknum anggota DPRD TTU.
Fakta kelam ini diungkap langsung oleh paman korban, Fabianus Banase dalam program Hotroom bersama Hotman Paris.
Fabianus membeberkan, tekanan psikologis bermula saat dr. Icha bertugas di IGD RS Leona menangani pasien gigitan ular. Tiga oknum anggota DPRD TTU yang datang membawa pasien memaksa dr. Icha segera menyuntikkan serum anti-bisa. Padahal, korban tengah berkoordinasi dengan dokter ahli sesuai standar prosedur.
Di ruang IGD tersebut, dr. Icha mendapat kekerasan verbal. Ia dibentak dan diancam oleh oknum dewan berinisial VL dan NT bahwa status kepegawaian dan izin praktiknya akan dicopot.
"Tapi yang lebih meneror dan barbar itu anggota DPRD berinisial VL. Lalu masuk lagi NT yang langsung membentak, 'Kamu tahu saya siapa? Saya Ketua Komisi 3 DPRD TTU, catat nama saya. Saya yang berurusan dengan Dinas Kesehatan, status (PTT) kamu bisa dicopot!'" ungkap Fabianus.
Baca Juga :