6 Keunikan Singa yang Bikin Dijuluki Raja Hutan-Serius Ini Hewan?

5 July 2026 07:28

Jakarta: Singa telah lama dijuluki sebagai raja hutan berkat kekuatan, keberanian, dan penampilannya yang gagah. Hewan ini identik dengan surai lebat yang menjadi ciri khas singa jantan.

Namun, di balik penampilannya yang megah, singa juga memiliki banyak fakta menarik yang jarang diketahui, mulai dari suara raungannya yang sangat kuat hingga kebiasaan makannya yang tak terduga.
 

 

Deretan Keunikan Singa, si Raja Hutan

Berikut berbagai keunikan singa yang dirangkum dari laman International Fund for Animal Welfare (IFAW).

1. Suara Raungan Singa Dapat Menjangkau Delapan Kilometer

Singa menggunakan raungan untuk berkomunikasi dengan anggota kelompok atau pride-nya. Selain itu, raungan juga berfungsi sebagai penanda wilayah sekaligus bentuk intimidasi terhadap ancaman atau pesaing.

Suara raungan singa dapat terdengar hingga delapan kilometer. Hal ini disebabkan oleh struktur pita suara dan laring singa yang berbeda dengan hewan lain. Jika pada umumnya berbentuk segitiga, pita suara dan laring singa berbentuk lebih datar sehingga udara dapat mengalir lebih mudah dan menghasilkan raungan yang sangat keras.

2. Anak Singa Lahir dengan Bulu Berbintik

Saat lahir, anak singa memiliki pola berbintik-bintik atau rosette pada bulunya. Pola ini membantu mereka berkamuflase di alam liar sehingga lebih sulit terlihat oleh predator.

Seiring bertambah usia, pola tersebut biasanya memudar. Namun, pada beberapa singa, bercak tersebut masih dapat terlihat di bagian perut atau kaki hingga dewasa.

3. Singa Satu-satunya Kucing Besar yang Hidup Berkelompok

Kelompok singa dikenal dengan sebutan pride. Di antara seluruh spesies kucing besar seperti harimau, macan tutul, dan jaguar, hanya singa yang hidup secara berkelompok.

Hidup dalam pride membuat singa lebih mudah berburu, melindungi anak-anaknya, mempertahankan wilayah, serta menjaga posisinya sebagai predator puncak di habitatnya.
   

4. Singa Bisa Kehilangan Surai

Surai merupakan ciri khas singa jantan. Namun, faktor genetik, adaptasi lingkungan, penurunan kadar testosteron, hingga stres dapat menyebabkan singa kehilangan surainya.

Bahkan, di kawasan Tsavo, Kenya, terdapat populasi singa jantan yang secara alami hampir tidak memiliki surai.

5. Singa Jantan Rata-rata Hanya Makan Dua Kali Seminggu

Singa jantan tidak selalu berburu setiap hari. Dalam sekali makan, seekor singa jantan dapat menghabiskan sekitar 50 kilogram daging. Setelah itu, mereka biasanya baru berburu lagi sekitar tiga hingga empat hari kemudian.

Sementara itu, singa betina cenderung makan dalam porsi lebih kecil, sekitar lima kilogram daging per hari.

6. Peran Penting Singa bagi Ekosistem

Singa memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dengan mengendalikan populasi hewan herbivora. Kehadiran predator puncak ini membantu mencegah penggembalaan berlebihan yang dapat merusak habitat alami.

Sayangnya, populasi singa terus mengalami penurunan dalam beberapa dekade terakhir akibat hilangnya habitat, konflik dengan manusia, dan perburuan liar. Karena itu, upaya konservasi menjadi sangat penting untuk menjaga keberlangsungan spesies ini di alam.
 

Nah, itulah sejumlah fakta menarik tentang singa yang mungkin belum banyak diketahui. Di balik julukannya sebagai raja hutan, singa ternyata memiliki berbagai keunikan yang membuatnya menjadi salah satu predator paling mengagumkan di dunia.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Odetta Aisha Amrullah)

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X