Pendapatan UMKM Palangka Raya Merosot 50% Imbas Kabut Asap Karhutla

17 October 2026 20:09

Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya mencekik pernapasan warga saja. Karhutla yang tak kunjung selesai ditangani juga turut menghanguskan rezeki para pelaku UMKM secara perlahan, secara khusus di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). 

Pendapatan mereka turun hingga lebih dari 50 persen. Salah satu yang mengalami penurunan ini ialah Sugianto, pedagang penjual jamu.

Dikutip dari Metro Siang Metro TV, Sabtu, 17 Oktober 2026, Sugianto biasanya berjualan di Jalan G. Obos, Palangka Raya.

 



Pendapatannya turun akibat banyak warga memilih diam di rumah dan pemberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat pekatnya kabut asap karhutla. Dalam kondisi normal, banyak ibu-ibu dan anak-anak sekolah yang membeli jamu.

Hal yang sama juga dialami oleh Ihsan, pedagang kopi keliling. Saat normal, dia mampu menjual 80 hingga 100 gelas kopi per hari.

Namun saat kabut asap semakin pekat, dia hanya bisa menjual 30 hingga 50 gelas per hari. Ia berharap agar kabut asap dapat segera hilang agar penjualan Kembali normal.







(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X