7 November 2026 16:31
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi darat dan udara di sejumlah wilayah Indonesia. Hingga akhir pekan ini, BNPB mencatat sedikitnya 1.468 titik panas (hotspot) masih tersebar di berbagai daerah.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, sebaran titik panas mengalami perubahan di sejumlah provinsi. Papua Selatan mencatat kenaikan tertinggi sebesar 66 persen, disusul Kalimantan Tengah yang meningkat 20 persen.
Sebaliknya, penurunan jumlah titik panas terjadi di tiga provinsi. Kalimantan Timur mencatat penurunan sebesar 2 persen, Kalimantan Selatan 31 persen, dan Sulawesi Tengah sebesar 37 persen.
Untuk mengendalikan penyebaran api, BNPB bersama tim gabungan mengoptimalkan pemadaman melalui jalur darat serta mengerahkan armada udara ke sejumlah wilayah terdampak.
"Satgas darat terus bekerja optimal dan bekerja keras untuk memadamkan api," ujar Berton dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Sabtu, 7 November 2026.