15 February 2026 23:13
Bencana tanah bergerak yang melanda wilayah Jawa Tengah menyisakan duka mendalam bagi ribuan warga. Di Kabupaten Tegal dan Kota Semarang, fenomena geologis ini memaksa warga meninggalkan tanah leluhur dan rumah mereka yang kini hancur serta tak lagi layak huni.
Salah satu kisah pilu datang dari Kakek Tariono (70), warga Desa Padasari, Jatinegara, Kabupaten Tegal. Bersama anak dan cucunya, ia kini bertahan di pengungsian dengan trauma mendalam setelah menyaksikan rumahnya roboh akibat tanah yang tiba-tiba retak dan amblas. Desa Padasari sendiri kini masuk dalam "zona hitam" bencana, di mana lebih dari 1.500 warga mengungsi. Tercatat, dari hampir 700 rumah yang terdampak, 413 di antaranya mengalami kerusakan berat.
| Baca juga: Zona Merah Tanah Bergerak, Dua Dusun di Tegal Berubah Jadi Kota Mati |