Krisis Air Bersih, Brimob Polda Kalbar Ubah Air Danau Jadi Siap Diminum

Metro TV • 10 September 2026 15:16

Kubu Raya: Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mendorong Satuan Brimob Polda Kalbar turun tangan membantu kebutuhan masyarakat. Air Danau Hoce di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, diolah menggunakan kendaraan water treatment hingga menjadi air yang layak konsumsi.

Kegiatan pendistribusian air bersih tersebut dilakukan di kawasan Danau Hoce. Satuan Brimob Polda Kalbar mengerahkan kendaraan khusus water treatment untuk mengolah air danau yang menjadi sumber air baku.

Katim Water Treatment Sat Brimob Polda Kalbar, Ipda Robert, menjelaskan kendaraan water treatment yang digunakan memiliki kemampuan mengolah air dengan kapasitas berbeda, mulai dari air bersih hingga air yang langsung layak dikonsumsi.
 



"Untuk water treatment yang kami miliki saat ini, kami melakukan pengolahan dua air. Yang pertama air bersih, itu dari 600 sampai dengan 7.000 liter per jam. Kemudian juga ada air bersih yang langsung layak konsumsi, langsung diminum, itu di 400 sampai dengan 2.500 liter per jam," ujar Robert.

Air baku yang digunakan berasal dari Danau Hoce. Air tersebut terlebih dahulu dialirkan ke bak penampungan, kemudian melalui proses dosing pump dan 11 kali penyaringan sebelum melewati proses ultraviolet sterilization. Setelah seluruh proses selesai, air kemudian didistribusikan kepada warga yang telah mengantre di lokasi.

Bantuan air bersih tersebut disambut baik warga yang kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Warga bahkan membawa berbagai wadah untuk mengambil air yang dibagikan secara gratis.

Salah seorang warga, Saring, mengatakan ketersediaan air bersih di rumahnya saat ini sangat terbatas. Untuk mendapatkan air galon pun, warga harus mengantre dan terkadang stoknya habis.

"Untuk saat ini air bersih di rumah kami sangat membutuhkan, sangat kuranglah untuk kebutuhan sehari-hari. Istilahnya kami beli air galon pun antre, kadang-kadang kosong di air galon ini," kata Saring.

Menurutnya, selama ini warga hanya mengandalkan air pasang untuk memenuhi kebutuhan air. Karena itu, distribusi air bersih dari Brimob sangat membantu masyarakat.

"Alhamdulillah sangat terbantulah untuk kami semuanya. Jadi bantuan air bersih itu sangat membantu bangetlah untuk kami semuanya," ujarnya.

Ipda Robert mengatakan pendistribusian air bersih akan terus dilakukan hingga kondisi bencana kabut asap mereda. Pihaknya juga berharap hujan dengan intensitas tinggi segera turun sehingga ketersediaan air bersih bagi masyarakat kembali terpenuhi.

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X