Siswa SD di Juli Aceh Terpaksa Arungi Sungai Demi Bersekolah

28 January 2026 18:27

Akses jembatan penghubung masih putus, 17 siswa sekolah dasar di Desa Kubang Hitam, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireun, Aceh terpaksa bertaruh nyawa mengarungi aliran Sungai Krueng Peusangan demi bisa berangkat ke sekolah.

Kondisi yang sangat membahayakan ini terpaksa dilakukan para pelajar sekolah dasar yang berasal dari Desa Kubang Hitam, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireun demi tetap bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar setelah pemerintah menetapkan kembali jadwal aktivitas sekolah.

Para siswa terpaksa menyeberangi sungai sejauh 20 meter (m) ke dalam sungai sebelum akhirnya naik ke perahu. Hal itu lantaran perahu tidak bisa bersandar ke tepi.

Ketika debit air sungai naik, para siswa terpaksa tak bisa berangkat ke sekolah karena resiko keselamatan.
 


Pihak sekolah mengizinkan hal tersebut untuk kondisi keselamatan siswa. Pihak sekolah juga turut memantau kepulangan siswa.

“Pertama banjir langsung diliburkan selama banjirnya. Setelah banjir berarti dari tanggal 1 berarti saat pergi dan pulang sekolah itu mereka basah. Mereka harus melewati perahu sekolah. Dan kalau airnya besar orang tuh enggak dipaksa untuk sekolah karena resikonya besar bisa terbawa arus,” ujar Guru SD Negeri 16 Juli Desi dikutip dari Satu Hati untuk Sumatra, Metro TV, Rabu, 28 Januari 2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)