24 June 2026 12:23
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menyatakan bahwa pemeriksaan dari Badan Pengawas Nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Badan Energi Atom Internasional tidak akan diberikan akses ke situs-situs nuklir utama Teheran.
Penegasan ini disampaikan untuk menjawab klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Wakil Presiden Amerika Serikat J.D. Vance yang mengatakan bahwa Iran akan mengizinkan pemeriksaan nuklir PBB untuk kembali ke wilayahnya.
Menurut Baghaei, Iran belum mengadakan pertemuan dengan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional dan juga tidak memiliki rencana dengan badan tersebut.
| Baca juga: Menlu AS Tolak Keras Rencana Iran Kenakan Tarif Transit di Selat Hormuz |