Jakarta: Piala Dunia selalu menghadirkan gol spektakuler, kejutan, dan lahirnya bintang baru. Namun, di balik itu semua, ada sejumlah rekor luar biasa yang hingga kini masih bertahan dan belum mampu dipecahkan.
Mulai dari torehan 13 gol dalam satu edisi turnamen, lima gol dalam satu pertandingan, hingga insiden tiga kartu kuning dalam satu laga, catatan-catatan ini menjadi bagian dari sejarah yang sulit terulang di era sepak bola modern.
?6 Rekor Piala Dunia yang Nyaris Mustahil Dipecahkan hingga Sekarang
1. Just Fontaine Cetak 13 Gol dalam Satu Piala Dunia
Rekor pertama masih dipegang legenda Prancis, Just Fontaine, yang mencetak 13 gol hanya dalam satu edisi
Piala Dunia 1958 di Swedia. Catatan tersebut masih menjadi rekor gol terbanyak dalam satu turnamen Piala Dunia. Hingga kini, belum ada pemain yang mampu menyamai pencapaiannya, termasuk Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, maupun Kylian Mbappe.
2. Oleg Salenko Borong Lima Gol dalam Satu Pertandingan
Rekor berikutnya datang dari penyerang Rusia, Oleg Salenko. Pada Piala Dunia 1994, Salenko mencetak lima gol saat Rusia mengalahkan Kamerun dengan skor 6-1 di fase grup. Hingga saat ini, belum ada pemain lain yang berhasil mencetak lima gol dalam satu pertandingan di putaran final
Piala Dunia.
3. Josip Simunic Terima Tiga Kartu Kuning dalam Satu Laga
Salah satu rekor paling unik dalam sejarah
Piala Dunia terjadi pada edisi 2006. Bek Kroasia Josip Simunic menerima tiga kartu kuning saat menghadapi Australia sebelum akhirnya diusir keluar lapangan. Insiden tersebut terjadi akibat kesalahan administrasi wasit yang terlambat memberikan kartu merah setelah kartu kuning kedua. Peristiwa langka ini menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah turnamen.
4. Pele Jadi Satu-satunya Pemain dengan Tiga Gelar Piala Dunia
Legenda Brasil, Pele, masih menjadi satu-satunya pemain yang berhasil menjuarai tiga edisi
Piala Dunia, yakni pada tahun 1958, 1962, dan 1970. Rekor tersebut telah bertahan selama lebih dari lima dekade dan belum mampu disamai oleh pemain mana pun.
5. Final Piala Dunia 1950 Disaksikan Hampir 200 Ribu Penonton
Laga final
Piala Dunia 1950 di Stadion Maracana, Brasil, juga mencatat sejarah tersendiri. Pertandingan antara Brasil melawan Uruguay disaksikan sekitar 199 ribu penonton, menjadikannya final Piala Dunia dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang sejarah.
6. Dejan Stankovic Tampil Bersama Tiga Negara Berbeda
Rekor unik lainnya dimiliki mantan kapten Serbia, Dejan Stankovic. Ia menjadi satu-satunya pemain yang tampil di
Piala Dunia bersama tiga negara berbeda, yaitu Yugoslavia, Serbia dan Montenegro, serta Serbia. Rekor ini terjadi akibat perubahan geopolitik di kawasan Balkan dan diperkirakan sangat sulit terulang pada masa mendatang.
Mengapa Rekor-Rekor Ini Sulit Dipecahkan?
Perkembangan
sepak bola modern membuat persaingan semakin ketat, sementara regulasi pertandingan juga terus diperbarui. Jumlah pertandingan, kualitas lawan yang semakin merata, hingga penggunaan teknologi seperti VAR membuat peluang lahirnya rekor-rekor ekstrem menjadi semakin kecil. Karena itu, banyak pengamat menilai sejumlah catatan tersebut akan tetap bertahan dalam waktu yang sangat lama.
Nah,
Piala Dunia 2026 tentu berpotensi melahirkan bintang baru dan sejarah baru. Namun hingga saat ini, rekor-rekor milik Just Fontaine, Oleg Salenko, Pele, Josip Simunic, hingga Dejan Stankovic masih berdiri kokoh sebagai bagian dari sejarah sepak bola dunia. Menarik untuk dinantikan, apakah turnamen edisi 2026 mampu menghadirkan pencapaian baru yang setara dengan rekor-rekor legendaris tersebut.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Muhammad Fauzan)