15 May 2026 20:49
Jutaan calon haji dari berbagai belahan dunia kini mulai memadati Masjidil Haram, Mekkah, untuk memperbanyak ibadah sunah menjelang puncak prosesi haji. Tak terkecuali bagi jemaah calon haji Multazam Utama yang memanfaatkan waktu tunggu menuju Wukuf di Arafah dengan mengoptimalkan berbagai ibadah sunnah di Tanah Suci.
Selain memperbanyak bacaan Al-Qur'an dan doa, salah satu ibadah fisik yang rutin dilakukan jemaah adalah tawaf sunnah. Berbeda dengan tawaf haji atau umrah, tawaf sunnah yang dilakukan jemaah Multazam Utama ini dilaksanakan di lantai dua Masjidil Haram tanpa perlu mengenakan kain ihram.
Pembimbing haji Multazam Utama, Habib Ubaidillah Alhasany, menjelaskan bahwa tawaf sunnah adalah ibadah yang bisa dilakukan kapan saja tanpa larangan waktu tertentu. Ia menekankan keutamaan beribadah di Masjidil Haram, di mana setiap amal ibadah akan dilipatgandakan pahalanya hingga 100.000 kali lipat.
"Tawaf itu seperti salat, bisa dilakukan setiap saat. Keutamaannya sangat besar dan menjadi ibadah harian bagi jemaah selama berada di dekat Masjidil Haram," ungkap Habib Ubaidillah yang dikutip Perjalanan Suci, pada Jumat 15 Mei 2026.
| Baca juga: Petugas Halte Bus Shalawat Siaga 24 Jam Dampingi Jemaah |