Komunitas Perempuan Berkebaya Maknai Relevansi Nilai Kartini Lewat Suratnya

21 April 2026 15:53

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Komunitas Perempuan Berkebaya menggelar diskusi untuk mempelajari dan merefleksikan surat-surat Raden Ajeng Kartini. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memaknai kembali perjuangan Kartini di masa kini.

Diskusi ini digelar di ICSL Studio, Jakarta Selatan dan diikuti oleh para anggota komunitas. Dalam kegiatan ini, para peserta secara bergantian berbagi pandangan dan pengalaman terkait makna perjuangan Kartini di kehidupan mereka saat ini.

Ketua Komunitas Perempuan Berkebaya, Lia Nathalia, menyebut kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari relevansi nilai-nilai Kartini melalui surat-surat yang ditinggalkannya. Menurutnya, salah satu pesan penting Kartini adalah keningratan tidak hanya diukur dari keturunan saja, melainkan dari akal dan budi pekerti. Nilai ini menjadi refleksi sekaligus dorongan bagi perempuan untuk berani menyampaikan ide dan pemikiran secara terbuka.

"Jadi hari ini kita belajar dari surat-surat Kartini yang ada, bagaimana relevansinya dengan kita hari ini. Itu yang sebenarnya jadi target kita. Dan kebetulan salah satu surat yang kita baca hari ini, ada dua surat, yang satu surat yang kita baca itu memang bener-bener... wow! Tapi pesan Kartini itu yang dalam salah satu surat itu, yang paling penting relevansinya buat kita hari ini, bahwa keningratan itu bukan pada kelahiran kita sebagai anak ningrat misalnya, tapi bagaimana ningrat dalam berpikir dan budi pekerti." kata Ketua Komunitas Perempuan Berkebaya, Lia Nathalia, dikutip dari tayangan Selamat pagi Indonesia, Metro TV, Selasa, 21 April 2026.
 

Baca juga: Guru Besar Ungkap Tiga Hal Fundamental Perjuangan RA Kartini


Anggota Komunitas Berkebaya, Valma, mengaku antusias mengikuti diskusi ini. Menurutnya, kegiatan ini memberikan ruang untuk berbagi dan belajar tentang perjuangan kesetaraan gender yang telah diperjuangkan Kartini melalui tulisannya. Ia menambahkan, sebagai generasi muda, perempuan perlu melanjutkan semangat Kartini dengan menempuh pendidikan setinggi mungkin, serta tetap menjaga nilai-nilai adab dan kesopanan.

"Saya ikut berkontribusi untuk berdiskusi bareng-bareng sama wanita hebat, perempuan hebat di sini, banyak mendapati hal-hal yang sangat positif dan sangat membuat saya, oh, gini ya? Jadi kayak new knowledge juga buat saya, yang di mana seru dan dalam kita menanggapi dan saling menyuarakan apa yang ada di pikiran kita terkait kaum perempuan." ungkap Valma.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)