Presiden Prabowo Siapkan Ambulans Udara dan Dokter Terbang untuk Layanan Kesehatan Pelosok

14 August 2026 17:30

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pengadaan ambulans udara dan tim dokter terbang sebagai terobosan untuk mempermudah akses kesehatan masyarakat di daerah terpencil. Hal tersebut disampaikan dalam pidato penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Gedung DPR RI, Jumat, 14 Agustus 2026.

Presiden menegaskan bahwa rakyat tidak boleh lagi menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar. Menurutnya, negara harus hadir sedekat mungkin dengan tempat tinggal warga.

"Kita juga akan membuat ambulans udara dengan helikopter, dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput, di lapangan-lapangan pasir, bisa mendarat di pinggir sungai supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa dievakuasi kalau dia sakit," ujar Prabowo dalam tayangan Live Event Metro TV, Jumat, 14 Agustus 2026. 


Langkah ini diambil menyusul banyaknya laporan mengenai angka kematian ibu saat melahirkan di berbagai daerah. Presiden menyoroti kendala infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak, yang memaksa ibu hamil harus menempuh perjalanan hingga tujuh sampai sembilan jam untuk mencapai fasilitas medis.

"Saya mendapat laporan banyak ibu-ibu yang meninggal karena harus menempuh jalan tujuh jam sampai sembilan jam pada saat melahirkan. Pada saat sudah waktunya mau pecah, harus sembilan jam karena tidak ada jalan yang baik, karena jembatan tidak bagus. Akhirnya banyak ibu-ibu meninggal di daerah-daerah yang tidak jauh dari ibu kota," ungkapnya.

Selain ambulans udara, pemerintah juga akan menyiagakan tim dokter terbang yang siap dikirim ke lokasi bencana atau wilayah dengan pasien berkebutuhan medis darurat. Program ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam mengatasi ketimpangan layanan kesehatan akibat tantangan geografis Indonesia.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X